GUGAH – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan Rabu (3/6/2026) siang.
Hingga pukul 11.10 WIB, IHSG terjun 255,10 poin atau 4,12 persen ke level 5.940,32.
Pelemahan tajam ini memperpanjang tren negatif pasar saham domestik di tengah meningkatnya tekanan pada pasar keuangan Indonesia.
Sejak pembukaan perdagangan, IHSG langsung bergerak di zona merah dan terus mengalami penurunan hingga menyentuh level terendah harian di 5.934,40.
Data perdagangan menunjukkan IHSG dibuka pada level 6.207,10 dengan posisi tertinggi harian sempat mencapai 6.213,80.
Namun tekanan jual yang masif membuat indeks terus merosot sepanjang sesi pertama perdagangan.
Penurunan ini terjadi bersamaan dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang kembali mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas pasar keuangan nasional.***



Tinggalkan Balasan