Rupiah Menguat di Awal Juni 2026, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

|

GUGAH – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampil perkasa pada awal perdagangan Senin (1/6/2026). Di tengah mayoritas mata uang Asia yang melemah, rupiah justru mencatat penguatan dan menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di kawasan.

Berdasarkan data pasar spot Bloomberg, hingga pukul 09.02 WIB rupiah menguat 25 poin atau 0,14 persen ke level Rp17.856 per dolar AS. Sebelumnya, pada perdagangan Jumat (29/5/2026), rupiah ditutup melemah 35 poin ke posisi Rp17.881 per dolar AS.

Sementara itu, rupiah dibuka di level Rp17.853 per dolar AS atau menguat 0,16 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.

Penguatan rupiah terjadi saat indeks dolar AS naik 0,15 persen ke level 99,06. Kondisi ini menunjukkan daya tahan mata uang Garuda di tengah tekanan eksternal yang masih membayangi pasar keuangan global.

Rupiah Jadi yang Terkuat di Asia

Di antara mata uang Asia lainnya, rupiah menjadi yang paling perkasa pada perdagangan pagi ini.

Baca Juga:  Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.515, Ancaman Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar

Dolar Taiwan berada di posisi kedua dengan penguatan 0,12 persen terhadap dolar AS. Sebaliknya, mayoritas mata uang Asia justru bergerak di zona merah.

Won Korea Selatan mencatat pelemahan terdalam setelah turun 0,69 persen. Disusul baht Thailand yang melemah 0,20 persen, peso Filipina turun 0,19 persen, dan yen Jepang terkoreksi 0,14 persen.

Selain itu, dolar Singapura melemah 0,10 persen, yuan China turun 0,02 persen, sementara ringgit Malaysia dan dolar Hong Kong sama-sama terkoreksi tipis 0,01 persen.

Pasar Pantau Negosiasi AS-Iran

Pelaku pasar global masih mencermati perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang hingga kini belum menghasilkan kesepakatan final.

Senior Economist National Australia Bank (NAB), Taylor Nugent, mengatakan optimisme pasar terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan sementara masih terjaga meski proses diplomasi terus berlangsung.

Baca Juga:  Nilai Tukar Rupiah Cetak Rekor Lagi

“Optimisme masih ada bahwa jalur menuju kesepakatan sementara selama 60 hari akan ditemukan. Namun hingga saat ini belum ada kesepakatan yang benar-benar disahkan dan sejumlah pemberitaan terbaru menunjukkan dialog masih terus berlangsung,” ujarnya.

Menurut Nugent, hasil perundingan kedua negara berpotensi memengaruhi sentimen investor global, termasuk pergerakan mata uang, pasar saham, dan harga komoditas.

Investor Tunggu Data Inflasi Indonesia

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pergerakan rupiah masih berpotensi bergerak terbatas karena investor memilih menunggu perkembangan terbaru negosiasi AS-Iran serta sejumlah data ekonomi domestik.

“Investor masih wait and see perkembangan kesepakatan AS-Iran yang masih limbung. Selain itu investor juga mengantisipasi data penting domestik yaitu inflasi dan perdagangan. Harga minyak yang sudah menurun bisa mendukung rupiah,” kata Lukman.

Baca Juga:  Dolar AS Hantam Rupiah hingga Babak Belur, Mata Uang Garuda Nyungsep ke Level Terburuk Sepanjang Sejarah

Ia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.750 hingga Rp17.800 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

BI Terus Jaga Stabilitas Rupiah

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mengakui rupiah sempat menghadapi tekanan selama periode libur dan cuti bersama Iduladha 2026.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan tekanan tersebut dipicu ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah serta meningkatnya kebutuhan valuta asing di dalam negeri.

Selain faktor eksternal, kebutuhan dolar AS untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi dividen juga ikut meningkatkan permintaan valuta asing.

Meski demikian, BI menegaskan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan dan intervensi pasar.

“Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, around the world, around the clock,” kata Ramdan.

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran