Pasca Musda: Saatnya Golkar Purwakarta Bersatu, Berbenah, dan Bangkit Melayani Masyarakat

|

gugah.co – Musyawarah Daerah (Musda) ke‑XI Partai Golkar Kabupaten Purwakarta dalam waktu dekat ini bakal digelar, dan kepemimpinan baru pun akan terbentuk. Namun, menurut Ketua PDK Kosgoro 1957 Kabupaten Purwakarta, Yogie Mochamad, titik krusial justru baru dimulai.

Kata Kang Yogie, Musda bukan sekadar seremoni pergantian nama kepengurusan, melainkan momentum untuk menyatukan seluruh elemen kader, memperkuat organisasi, serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Golkar Purwakarta.

Dalam pandangannya, keberhasilan Musda tidak boleh diukur hanya dari kelancaran acara atau terpilihnya ketua baru. Yang jauh lebih penting adalah kemampuan kepemimpinan baru untuk mengubah budaya kerja partai dari sekadar konsolidasi internal menuju aksi nyata di tengah masyarakat.

Yogie menegaskan bahwa setelah demokrasi organisasi selesai, sekat antara kelompok yang menang dan yang kalah harus segera dihapus. Ketua terpilih dituntut menjadi pemimpin seluruh kader, bukan hanya pendukungnya saja. Ia harus mampu merangkul senior dan junior, pengurus kabupaten hingga tingkat desa, serta membangun komunikasi yang inklusif agar seluruh potensi partai dapat bergerak selaras.

Baca Juga:  Generator Rumah Sakit Gaza Terancam Rusak Permanen, Stok Oli Habis dan Pasien dalam Bahaya

“Musda melahirkan pilihan yang berbeda, tetapi setelah itu semuanya harus kembali ke satu barisan untuk membesarkan Golkar,” ujar Yogie, kepada awak media, Jumat (30/10/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan Golkar tidak terletak pada daftar nama kepengurusan yang panjang, melainkan pada keaktifan kader di tingkat kecamatan dan desa. PK Golkar serta kader basis harus hadir secara berkelanjutan, bukan hanya muncul menjelang Pemilu. Melalui kegiatan sosial, pendidikan politik, pemberdayaan masyarakat, serta pendekatan ke warga, partai dapat terus tumbuh dan akrab dengan kebutuhan riil masyarakat Purwakarta.

“Kader akar rumput harus menjadi ujung tombak. Tanpa mereka, partai akan tampak kuat di atas kertas namun lemah di lapangan,” tambahnya.

Baca Juga:  Tebar Kebaikan, Partai Golkar Purwakarta Bagikan Ratusan Paket Daging Qurban

Program Kerja Terukur dan Regenerasi Antargenerasi

Yogie menekankan pentingnya program kerja yang bukan sekadar dokumen organisasi. Diperlukan target jelas, tahapan pelaksanaan, penanggung jawab, serta evaluasi berkesinambungan. Kader harus terus dibekali kepemimpinan, komunikasi politik, literasi digital, pemetaan sosial, hingga strategi organisasi masyarakat secara berjenjang.

Selain itu, regenerasi tidak berarti menggantikan senior sepenuhnya. Ia mengajak agar energi generasi muda dipadukan dengan kebijaksanaan para senior. Senior berperan sebagai mentor, sementara kader muda diberi ruang untuk tumbuh, berkreasi, dan mengambil peran strategis.

Sebagai kekuatan politik daerah, Golkar Purwakarta diharapkan tidak hanya sibuk dengan perebutan kekuasaan internal. Partai harus turut mendukung cita‑cita Purwakarta Istimewa melalui perhatian pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur, UMKM, ketahanan pangan, serta penciptaan lapangan kerja.

Baca Juga:  Imigrasi Ungkap Perjalanan Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia, Belum Ada Pencekalan

Dukungan terhadap pemerintah daerah bukan berarti kehilangan fungsi kritis. Golkar tetap harus mampu menyampaikan masukan, mengawal kebijakan, dan melakukan kritik konstruktif demi kepentingan masyarakat. Persaingan politik pun harus berjalan secara etis, terbuka, dan saling menghormati.

Pada bagian penutup, Yogie mengingatkan bahwa kejayaan masa lalu Golkar tidak otomatis menjamin keberhasilan masa depan. Dibutuhkan keberanian berbenah, kesungguhan membangun kader, serta konsistensi melayani masyarakat. Golkar yang besar bukan hanya partai yang mampu memenangkan Pemilu, tetapi juga partai yang benar‑benar dibutuhkan dan dipercaya oleh rakyat.

“Pasca Musda, saatnya seluruh kader bersatu kembali, bekerja keras, membangun organisasi, dan membuktikan bahwa Golkar Purwakarta siap bangkit kembali,” ujar Kang Yogie.*

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran