GUGAH – Sebanyak 63,3 persen responden menilai Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mampu menjalankan pemerintahan. Temuan tersebut berdasarkan survei nasional Voxpol Center Research and Consulting yang dipaparkan pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyampaikan bahwa penilaian tersebut merupakan gabungan responden yang menjawab mampu dan cukup mampu terhadap pertanyaan mengenai kapasitas pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menjalankan tugasnya.
“Mayoritas responden menilai pemerintah mampu menjalankan pemerintahan, dengan 63,3 persen menyatakan mampu, sementara 35,2 persen menilai kurang atau tidak mampu,” kata Pangi saat memaparkan hasil survei melalui kanal YouTube Voxpol Center.
Rincian Penilaian Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran
Berdasarkan hasil survei, penilaian responden terbagi ke dalam lima kategori. Sebanyak 23 persen responden menyatakan pemerintahan Prabowo-Gibran mampu menjalankan pemerintahan, sedangkan 40,3 persen lainnya menjawab cukup mampu.
Sementara itu, 29,3 persen responden menilai pemerintah kurang mampu dan 5,9 persen menyatakan tidak mampu. Adapun 1,5 persen responden memilih tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.
Jika kategori mampu dan cukup mampu digabungkan, totalnya mencapai 63,3 persen. Sebaliknya, gabungan kategori kurang mampu dan tidak mampu mencapai 35,2 persen.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa penilaian responden tidak sepenuhnya seragam. Meskipun mayoritas memberikan penilaian mampu atau cukup mampu, lebih dari sepertiga responden masih menilai kemampuan pemerintah secara negatif.
Survei Libatkan 1.200 Responden
Voxpol Center melaksanakan survei pada 3–12 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan metode multistage random sampling, yakni teknik pengambilan sampel secara acak bertahap.
Voxpol menyebut survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar 2,83 persen. Angka ini menggambarkan tingkat ketidakpastian statistik dalam estimasi survei, dengan asumsi metode pengambilan sampel dan pelaksanaan penelitian berjalan sesuai rancangan.
Hasil survei tersebut merupakan gambaran persepsi responden pada periode pengumpulan data, bukan penilaian mutlak terhadap seluruh aspek kinerja pemerintahan. Penilaian mengenai kemampuan menjalankan pemerintahan juga berbeda dari ukuran kepuasan terhadap kebijakan, keberhasilan program, maupun kemampuan menyelesaikan persoalan masyarakat.
Dengan demikian, temuan Voxpol menjadi salah satu potret pandangan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran pada Oktober 2026. Rincian jawaban responden menunjukkan adanya penilaian yang beragam terhadap kemampuan pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan.***





Tinggalkan Balasan