TANGERANG – Komando Resor Militer (Korem) 052/Wijayakrama melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tanggal 17 Mei 2026, yang digelar secara khidmat di Lapangan Markas Komando Korem 052/Wijayakrama, Senin (18/5/2026). Kegiatan ini dihadiri dan diikuti oleh seluruh prajurit serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan satuan jajaran Korem 052/Wkr.
Upacara bendera tersebut dipimpin oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Korem 052/Wkr, Mayor Infanteri Suwariyono, selaku Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, beliau membacakan amanat resmi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang ditujukan kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Darat di seluruh Indonesia.
Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat senantiasa dituntut untuk bersikap adaptif, profesional, dan responsif dalam menyikapi dinamika perkembangan situasi, baik di tingkat global, regional, maupun nasional yang terus berkembang dan semakin kompleks.
Berbagai tantangan strategis yang dihadapi bangsa, mulai dari persaingan geopolitik dunia hingga ancaman krisis energi yang berpotensi meluas, menjadi alasan utama mengapa kesiapsiagaan setiap satuan jajaran harus senantiasa dijaga dan ditingkatkan.
Selain aspek kesiapan pertahanan, Kasad juga memberikan penekanan khusus mengenai dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah dalam rangka efisiensi nasional. Hal ini diwujudkan melalui langkah-langkah penghematan dan penggunaan sumber daya secara bijak di seluruh lingkungan satuan TNI AD.
“TNI Angkatan Darat berkomitmen penuh mendukung kebijakan pemerintah melalui langkah nyata efisiensi energi. Laksanakan penghematan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM), tenaga listrik, gas, dan air di seluruh jajaran satuan, guna mewujudkan pengelolaan sumber daya yang hemat, cermat, dan bertanggung jawab,” tulis Kasad dalam amanatnya.
Terkait kondisi alam dan ketahanan pangan nasional, Kasad mengingatkan mengenai prediksi terjadinya musim kemarau panjang serta kekeringan ekstrem yang diperkirakan terjadi pada pertengahan tahun 2026. Kondisi ini dinilai berpotensi besar memberikan dampak terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Menyikapi hal tersebut, seluruh jajaran TNI AD diinstruksikan untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan program unggulan pembinaan potensi wilayah, meliputi pembangunan sarana prasarana pendukung, penyediaan fasilitas air bersih, pelaksanaan karya bakti pembersihan lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna dalam sektor pertanian guna membantu produktivitas masyarakat.
Lebih lanjut, Kasad juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian pelaksanaan program kerja serta penyerapan anggaran TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 yang berjalan dengan baik dan optimal. Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti nyata dedikasi, loyalitas, serta integritas tinggi seluruh prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian bagi bangsa dan negara.
Terhadap seluruh personel, Kasad juga berpesan agar senantiasa menjaga kehormatan dan wibawa institusi, bijaksana dan beretika dalam memanfaatkan media sosial, serta senantiasa mengutamakan pendekatan yang manusiawi dalam setiap pelaksanaan tugas di tengah masyarakat. Seluruh elemen juga diimbau untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran disiplin maupun hukum, demi mewujudkan sasaran utama Tanpa Pelanggaran (Zero Violation) di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Upacara bendera berjalan dengan tertib, aman, lancar, serta penuh kekhidmatan, yang sekaligus menjadi cerminan tingginya kedisiplinan, kekompakan, dan kesiapan operasional seluruh prajurit Korem 052/Wijayakrama dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Darat.*



Tinggalkan Balasan