Ketika Humor Kehilangan Empati
Membaca Kontroversi “Lalaki Langit, Lalanang Bejat” dari Perspektif Gender dan Budaya Sunda
Surat Terbuka kepada Bupati Purwakarta Menggugat Syukur yang Keliru
Menjadikan proses reproduksi, yang merupakan inti dari keberlanjutan peradaban, sebagai bahan lelucon merupakan cerminan dari…
Ketika Transparansi Menjadi Tuntutan Publik: Catatan Kritis terhadap Yayasan Mutiara Assunah
Kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama bagi setiap lembaga yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, maupun…
Ketika Kata Syukur Berubah Menjadi Penghinaan terhadap Perempuan: Perempuan Bukan Kutukan!
ADA satu hal yang patut kita renungkan bersama: ketika sebuah karya mengatasnamakan rasa syukur, namun…
Lahir dari Rahim Perempuan, Tapi Menciptakan Lagu yang Merendahkan Perempuan
LAGU yang belum lama ini dirilis oleh Bupati Purwakarta mengundang perhatian dan kajian mendalam dari…
Ketika Negara Terlalu Cepat Berlari: MBG, Koperasi Desa Merah Putih, dan Pertanyaan tentang Arah Kebijakan Publik
Kualitas suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak program yang diluncurkan, tetapi oleh seberapa…
Krapyak dan Jejak Tiga Ketua Umum PBNU: Dari Gus Dur, KH Said Aqil Siradj hingga Gus Yahya Cholil Staquf
Di antara sekian banyak pesantren yang menjadi pilar lahirnya ulama dan pemimpin Nahdlatul Ulama (NU),…
Absen di Forum Tanggung Jawab, Hadir di Panggung Lawak: Dimana Wibawa Bupati Purwakarta?
LAPORAN Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) merupakan dokumen resmi yang disusun oleh Kepala Daerah sebagai wujud penyampaian…
Temuan BPK Berulang, Penindakan Nihil: Pengawasan Hanya Omong Kosong?
MASALAH pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kabupaten Purwakarta tidak lagi dapat dipandang…
Ketika Nasihat Tak Lagi Sampai: Demonstrasi Damai dalam Perspektif Ushul Fiqh
Hampir setiap kebijakan yang dianggap menyentuh kepentingan masyarakat selalu direspons dengan aksi turun ke jalan.



